Terkadang yang terlihat diam dan paling tidak peduli adalah yang paling dalam memendam perasaan, yang paling dalam terluka dan yang paling peduli. Dia tidak berhenti mencintai, dia hanya berhenti menunjukkan perasaannya. Dia hanya takut mengetahui bahwa perasaannya yang begitu dalam tidak berarti apa-apa, dia hanya takut posisinya sudah digantikan oleh orang lain. Dia terlalu takut menunjukkan perasaannya, dia tidak siap menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan. Dia lebih memilih diam daripada harus mengambil resiko yang membuatnya semakin terpuruk. Yang dia lakukan hanya berdoa dalam diam, menanti sebuah keajaiban dari Tuhan. Ya, dia adalah seorang yang pengecut, seseorang yang hanya bisa menunggu dan menunggu sampai ia kelelahan dan berhenti berjuang dalam diam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar